Pelajaran sangat berharga dari kejadian ini.
awalnya aku membuat #StoryOfAlter untuk mengubah mindset orang awam alter. selama ini orang hanya menganggap alterland hanya sebatas selangkangan, tapi lewat #StoryOfAlter aku ingin menunjukkan alter punya orang-orang yang care, yang bisa kita anggap sebagai keluarga sendiri.
memang untuk membuktikan itu tak semudah membalikkan telapak tangan. perlu proses yang panjang dan orang-orang yang sadar akan hal itu. tak semua orang juga berfikir seperti yang ku fikir.
sampai kejadian hari ini...
aku memang berusaha menganggap teman-teman alter sebagai keluarga, itu pun bagi mereka yang menyapaku dengan sopan. jika ada diantara mereka yang minta japri aku pasti kasih, asal mereka meminta dengan baik dan sopan dengan syarat keep privasi. kalau ditanya kenapa begitu gampang ngasih japri untuk anak alter??? jawabanya simple, karena aku ingin mengenal mereka baik-baik dan berteman dengan baik-baik juga. aku buat alter bukan untuk cari musuh.
memang aku berteman di japri dengan beberapa teman alter, aku biasa bercanda, share pengalaman, atau discus tentang apa pun dengan mereka. mereka itu baik sebagai temanku.
tapi hari ini aku deact, kenapa???
karena ada acc yang tidak bertanggung jawab.. yaaa.... dengan menggembor-gemborkan keep privasi seenak jidatnya menyebarkan data pribadiku dan yang lebih parahnya lagi tanpa seijinku. tidak usah aku sebut acc apa, yang jelas tadinya mereka aku anggap sebagai teman, tapi ternyata.....
alterland memang penuh dengan kejutan, dan kita harus berhati-hati
Deact, tadinya yang ada difikirku dengan deact semua masalah selesai. tapi ternyata aku salah, perilaku macam itu hanya membuatku lari dari masalah dan membuatku lebih buruk karena terlalu kekanak-kanakan menyikapi dalam masalah.
karena itu.. lewat share kisah ini aku harap kalian bisa memilah teman mana yang tulus dan tidak. jangan mudah memberikan japri, dan jangan mudah percaya dengan orang lain.
karena semua yang ada di alter bertopeng...
jangan sampai kejadian yang aku alami menimpa teman-teman alter yang lain.. :)
aku kembali ke alterland karena aku yakin masih banyak orang yang tulus ingin berteman denganku, masih banyak yang mendukungku. dan yang terpenting, aku tetap menganggap alterland keluarga :)
You'll never walk alone..... I belive it @kupuliar_
Laman
Laman
Kamis, 10 April 2014
Kamis, 03 April 2014
Getir Liku Hidup
Ini adalah separuh kisah perjalanan hidup @Srihorni yang
ingin berbagi pengalaman, barangkali dengan kisah yang tersurat mampu membuka
mata kita agar lebih cermat dalam melangkah.
*******
Saat masuk ke dalam dunia alterland , aku tertarik dengan StoryOfAlter.
Tanpa ragu aku ingin menjadi salah satu narasumber, dan berbagi sedikit kisah
hidupku. Mungkin memang bisa dibilang kisahku baru seumur jagung untuk
dituliska. Tapi aku yakin dengan perjalanan hidupku ini, sampai dititik dimana
aku bisa mengenal orang yang benar-benar peduli denganku, bahkan dalam kondisi
terburuk sekalipun.
Kuliah adalah masa-masa dimana seorang remaja sepertiku
berada di tingkat tertinggi. Artinya aku merasa sudah dewasa dan bisa melakukan
hal apapun yang aku inginkan. Tapi yang aku lakukan mencari cara bagaimana aku
bisa membiayai kuliahku. Memang benar orang tuaku tidak sepenuhnya membiayai
kuliahku, awalnya memang setiap aku membutuhkan
uang untuk keperluan kuliah aku tinggal minta orang tua. Tetapi keadaan
berbalik setelah ayahku mengalami stroke, mau tidak mau, suka tidak suka aku
harus mencari tambahan uang untuk biaya kuliahku. Ya.. hitung-hitung membantu
meringankan beban orang tua.
Liku hidupku dimulai ketika aku mengenal seorang pria yang
sudah menjalin hubungan denganku kurang lebih selama tiga tahun. Awalnya
hubungan kami bisa dibilang baik. Layaknya sepasang muda-mudi yang sedang jatuh
cinta, kami melakukan hal-hal sebagaimana yang dilakukan remaja. Dia begitu
sempurna dimataku, mengerti segala kesulitan dan sering memberi bantuan dikala
ku butuh.
Entah apa yang aku lakukan, dia membuatku begitu terpukau.
Hari itu memang seharian kami menghabiskan waktu bersama. Perasaan sayang dan
cinta yang dia tunjukkan membuatku luluh seketika. Iyaa... tanpa akhirnya
kami ML atas dasar suka sama suka dan
tanpa paksaan apapun. Aku sadar kesalahan yang telah kuperbuat. aku menyerahkan
harta yang paling beharga yang aku miliki.
Kaget bukan main saat kudapati sudah terlambat menstruasi selama
kurang lebih satu minggu. Perasaan bingung menyelimuti benakku, segera berfikir
yang harus aku lakukan. Memeriksa dengan tespack adalah cara untuk mengetahui
kondisiku. Terselip perasaan penasaran, ragu, takut, semua bercampur. Sebelum
memberitahu pacarku, memang aku harus memastikannya terlebih dahulu.
Tes pack sudah ditangan, kaki ini kelu untuk segera beranjak
dan memeriksa. Berjalan pelan menuju kamar mandi yang berada di sebelah dapur
rumahku. Terdapat dua garis merah diujung tes pack, seketika aku tersungkur dan
berusaha menggerak-gerakkan tespack, tidak yakin dengan hasil yang aku dapati.
Berdebar, bingung, menyesal, dan... aku harus menerima konsekuensi dari
perbuatan yang aku lakukan. AKU HAMIL!!!!
Lemas tak mampu terucap sepatah kata dari mulutku. Hanya
berfikir mencari jalan keluar untuk masalah ini. Kuambil ponsel yang tergeletak
di kasur untuk menghubungi pacarku. Di benakku terbesit niat menggugurkan
kandungan ini. Tak ada jalan lain yang bisa aku lakukan. Malam itu juga aku
bercerita tentang kehamilanku ini, aku tidak meminta pertanggung jawaban. Yang
aku minta hanya bantuan untuk menggugurkan bayi dalam perutku ini.
Bagai kilatan petir menyambar ketika aku mendengar jawaban
dari pacarku, “aku tidak mau tau tentang kehamilanmu, itu bukan urusanku!”
kalimat itu sampai detik ini pun selalu terngiang di telinga. Hanya tangisan
yang bisa kulakukan. Kepada siapa aku meminta bantuan. Sejak dia tahu
kehamilanku dia jadi jarang menghubungiku.
Sekuat tenaga aku melakukan beragai cara untuk menggugurkan
bayi ini, tidak mungkin bayi ini aku lahirkan dan membiarkan orang tuaku mengetahui
anak perempuannya hamil di luar nikah dan parahnya laki-laki yang menghamili
putrinya tidak mau bertanggung jawab. Dalam kondisi ayahku yang stroke, apa aku
tega menambah beban mereka dengan
masalahku ini??
Segala macam obat sudah aku minum untuk menggugurkan
kandunganku tetapi tak ada hasil, sempat aku berfikir untuk jual diri biar
mendapatkan uang untuk biaya menggugurkan kandunganku ini. Tapi karena
kehamilanku sudah semakin membesar, untuk menggugurkan sudah tidak mungkin.
Kampus menjadi area terbising buatku. Kehamilanku yang kian
hari kian membesar membuat teman-teman seangkatanku berkicau. Hampir setiap
hari aku menjadi hot gosip dan bahan pergujingan. Karena aku hamil diluar
nikah. Segala macam ledekan, olokkan, cemooh menjadi santapan hari-hariku. Tapi
buatku itu bukan hal yang dapat menjatuhkanku, karena aku berfikir mereka tidak
berhak atas hidupku dan hal semacam itu masa bodoh buatku.
Arham adalah sosok laki-laki yang menjadi malaikat penolong
disaat aku benar-benar merasa terpuruk. Dia temanku masa kecil, disaat semua
orang menghindar, menjauh, mencemooh aku dengan sabar dia memberiku penguatan
dan motivasi untuk melawan ujian hidup ini. Arham selalu menjadi orang yang
memperhatikanku.
Akhirnya aku bertekad untuk melahirkan bayiku, tapi tidak
untuk aku rawat. Melihat kondisiku yang seperti sekarang tidak mungkin aku
merawat seorang bayi. Jadi aku mencari informasi tentang orang tua angkat. Aku
berniat untuk memberikan anakku untuk diadopsi orang, biar dia memiliki orang
tua yang baik dan mendapatkan kehidupan yang layak.
Setelah aku seraching-searching di Facebook, aku menemukan
sepasan suami istri yang berminat untuk mengadopsi anakku saat sudah lahir.
Selama beberapa hari aku berkomunikasi dengan calon orang tua angkat anakku,
dan kami memutuskan untuk bertemu. Saat bertemu, dengan penuh keyakinan mereka
mengiyakan permintaaku. Aku hanya minta untuk dibiayai selama proses
kelahiranku. Hanya itu tidak lebih. Pasangan itu juga memberikan syarat
kepadaku, setelah aku memberikan bayiku itu berarti aku sudah tidak berhak atas
dia lagi.
Aku hamil dan tinggal di rumah. Mungkin tersirat tanya, apa
orang tuaku tidak curiga? Jelas mama sangat curiga dan selalu bertanya-tanya,
tapi aku selalu mengelak setiap pertanyaannya. “dek kok perut kamu makin hari
makin besar ya?” pertanyaan seperti itu sering dilontarkan mama. Dan aku selalu
menjawabnya “iya ma, ini tambah gendut sekarang makanku banyak”
Jika di dalam rumah atau di sekitar tempat tinggalku, korset
selalu melilit di perutku menutupi kehamilan yang kian membesar. Sakit... jelas
sakit bukan main rasanya tapi semua itu aku tahan sampai proses kelahiranku
tiba. Seminggu sebelum aku melahirkan, aku kabur dari rumah. Aku langsung di
rumah sakit, dan Arham dia yang menemaniku, mengurusku sampai aku diijinkan untuk
pulang oleh dokter.
selama sembilan bulan mengandung, dan Tiga bulan yang lalu aku melahirkan seorang bayi, naluri
seorang ibu tiba-tiba muncul...
Aku merasa sangat menyesal karena sudah memberikan darah
dagingku sendiri kepada orang lain, sekalipun aku belum pernah memeluk,
menggendong, bahkan menciumnya. Andai diberikan kesempatan untuk bertemu dan
memeluknya sekali saja, aku hanya ingin berkata maaf anakku.
“Nak.. maafkan bunda yang tak berguna,
maafkan bunda telah
membuatmu susah saat dalam kandungan,
maafkan bunda sudah memberikanmu kepada
orang lain,
maafkan bunda tidak bisa merawatmu.
Sungguh bunda sangat
menyayangimu...”
Sebagai catatan, saat aku hamil laki-laki yang tidak
bertangung jawab itu memutuskan hubungan denganku. Dan dia tidak pernah
mengetahui kalau aku sudah melahirkan dan memberikan bayi kami untuk diadopsi
orang lain. Aku tak pernah menyesal melahirkan seorang bayi, rasa takut atau
trauma untuk mengandung kembali pu tak pernah terfikir. Yang aku sesali hanya
aku tak mampu merawat anakku sendiri.
Perasaan menyesal yang mendalam selalu menggerogoti fikirku.
Terlambat memang untuk menyesalinya, yang sekarang harus aku lakukan adalah
mencoba bangkit dan menjalani hidupku ke arah yang lebih baik. Saat ini aku sedang
bekerja dan berusaha agar aku bisa melanjutkan kuliahku kembali. Menyelesaikan
kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak, itulah targetku sekarang. Menikah
dengan pria baik dan mampu bertanggung jawab serta melahirkan seorang anak yang
soleh soleha adalah keinginanku.
Dari kisah ini Aku hanya ingin berpesan untuk kalian
perempuan jangan pernah melakukan kesalahan yang telah aku perbuat, menjadi
seorang ibu adalah hadiah terindah karena menjadi sempurna adalah dambaan setiap perempuan. Untuk kalian
pria-pria jadilah seorang pria yang bertanggung
jawab karena menjadi seorang ayah merupakan tugas mulia.
Selasa, 01 April 2014
Sepenggal Kisah Kupuliar
Perjalanan yang membuatku menjelajah
alterland, dunia dimana bagi sebagian orang berada di luar nalar, yang aku pandang
dari sisi yang berbeda.
Awalnya tak pernah terpikir tentang
alter, mengerti apa itu alter pun tidak. Sedikit aneh mungkin, aku tau apa itu
alter dari pacar. Iya… pacarku yang mengenalkan tentang alterland anggap saja pacarku Chiko
namanya.
Aku
pacaran LDR, dan komitmen menjadi hal yang
kami pegang teguh. Berkomitmen
untuk saling jujur, percaya dan saling terbuka satu sama lain. Untuk menjaga komunikasi
kami selalu telponan dan itu hampir setiap
hari.
Selalu ada obrolan menarik saat berbincang dengannya,
entah itu membicarakan
orang lain, saling instropeksi satu sama lain, bercerita tentang
gebetan, atau mungkin membicarakan rencana
masa depan. Yaaa... kadang
kami pun PS. hahahahha
Chiko memang cowok yang berbeda dari
pacar-pacarku sebelumnya, hal yang sedikit
aneh kami tidak melarang jika kami punya
gebetan dengan syarat kami harus
tahu satu sama lain. Kami biasa menceritakan tentang gebetan masing-masing. Karena aku beranggapan jika seseorang dikekang, maka dia
akan bisa berontak atau bahkan bisa menduakan pasangannya.
Pagi itu Chiko bercerita tentang alter.
Dia bialang alter merupakan wadah celoteh dari sisi lain diri seseorang. Di
alter seseorang bisa berbuat hal apapun yang mereka inginkan tanpa harus
menunjukkan identitas mereka.
Dari situlah kami penasaran
dengan alter, dan kami sepakat untuk membuat akun alter.
Pemberian nama Akunku @Kupuliar_
sempat kami
perdebatkan. Kupuliar diambil dari salah satu judul lagu Slank yang berjudul
kupu-kupu liar. Kenapa Slank karena kami merupakan salah satu fans dari Slank
dan lagu berjudul kupu liar mempunyai makna yang menurut kami luar biasa.
Setelah kami berdua mempunyai
akun alter, kami tak serta merta mempublish bahwa kami sepasang kekasih, disini
(alterland) kami tidak saling mengenal, kenapa itu kami lakukan? Jawabannya, kami
ingin menjelajah alterland dengan cara kami masing-masing.
Alterland menjadi cerita
menarik buat kami,
tak ada kata canggung buat kami untuk saling
berbagi cerita. Bahkan ketika ada yang minta
japri atau pernah PS dengan anak alter aku selalu bercerita.
hahahahaha gilaa memang tapi itu semua tak
menjadikan kita renggang. Hal itu menjadi pengalaman buat kami berdua.
Realsex, pernah terbersit untuk
melakukannya dengan orang lain. Tapi setelah kami berbincang lebih jauh kami
tidak bisa melakukan itu. Jadi kami selalu
membatasi diri masing-masing sejauh mana kami bisa
nakal dengan gebetan. Yaa… just for
fun di dunia maya, biarlah itu menjadi hanya menjadi fantasi
kami gak lebih.
Kami tidak akan pernah menjadikan alter
sebagai masalah, kami justru menjadikannya sebagai pengalaman yang tidak semua
orang mampu melakukannya. Dan sampai detik ini hubungan kami tetap baik,
langgeng, dan semakin menuju ke jenjang
yang lebih serius. Maaf aku tidak bisa menyebutkan siapa itu Chiko, dia sekarang sudah jarang ngalter karena kesibukannya
dan mungkin dia akan deact.
Saat aku berceletuk tentang
keinginanku membuat StoryOfAlter pun, Chiko sangat mendukungku. Dia juga
memberikan beberapa gambaran StoryOfAlter mencakup bagian apa saja. Bahkan dia
juga memberikan contoh cerita yang baik untuk di posting di StoryOfAlter. Aku banyak
mendiskusikan tentang tulisanku, dan dia memberikan masukkan yang begitu luar
biasa.
Berbicara tentang StoryOfAlter,
kurang rasanya jika tidak menyebutkan @kangcuk. Kakang satu ini sangat
membantuku untuk merealisasikan StoryAlter. Partnerku dalam berdiskusi dan
partnerku untuk mengenalkanku kepada para kontributor yang sangat luar biasa. Sangat
bersyukur karena sudah mengenal @kangcuk.
Ini kisah yang banyak sekali
memberiku pelajaran berharga, sampai dititik aku bisa mewujudkan StoryAlter
sungguh pencapaian yang luar biasa buatku. Bisa mengenal teman-teman alter yang
memberiku banyak hal luar biasa serta memberiku keluarga baru.
Aku
share kisah seperti ini bukan
untuk mendapat simpati atau untuk menyuruh kalian melakukan hal yang sama sepertiku. Aku hanya sedikit
berbagi tentang pengalaman mungkin bisa dijadikan pelajaran atau motivasi.
Sekali lagi kami
tidak pernah membenarkan apa yang kami lakukan, kami hanya mencoba memandangnya
dari sudut yang berbeda. Bahwa alter tidak
selalu berbau hal yang negative.
Selasa, 25 Maret 2014
Hanya karena Fantasi seks...
#StoryOfAlter ini di
share oleh teman kita yang tidak ingin disebutkan, mau berbagi berbagi kisah hidupnya. Mengingatkan kita betapa
pentingnya sebuah prinsip hidup dan betapa berbahayanya sebuah fantasi seks
yang tak terkendali.
Pernikahan… saat
mendengar kata itu yang ada dalam benak seorang wanita adalah kehidupan yang
indah. Indah karena dijadikan satu-satunya wanita pendamping pria yang
dicintai, indah karena akan diangkat derajatnya, indah karena diberikan
kepercayaan untuk menjadi ratu dalam rumahku. semua hal itu menjadi dambaanku
ketika aku diajak menikah. Sayang semua itu berbanding terbalik dengan apa yang
menjadi angan-anganku.
Empat belas tahun yang
lalu, ketika seorang pria yang mencintaiku dengan tulus mengajakku untuk
menikah dengan perasaan mantap aku mengiyakan. Kutinggalkan karier ku dan total
menjadi ibu rumah tangga. Awalnya kehidupan rumah tangga kami tidak kurang dari
suatu apapun, semua berjalan dengan bahagia dan menyenangkan. Hingga kami
dikaruniai seorang anak laki-laki, begitu tampan rupanya, itu adalah hal paling
menyenangkan dalam kehidupan keluarga kecilku.
Jagoan kecilku selalu
mengisi hari-hari ini dengan penuh senyuman, aku sangat menikmati peran baruku
menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu. Mengganti popoknya, memberikan
asi, memandikannya, menenangkannya saat menangis. Lengkap sudah kebahagiaanku
dan aku ingin mengunci rapat kebahagian ini agar tidak lepas dari genggamanku.
Setelah menginjak
tahun ke-9 pernikahan, aku merasa ada sesuatu yang lain dari suamiku. Dia
sering menceritakan fantasi-fantasi seks yang sedikit gila. Awalnya aku
menganggap itu hanya untuk menjaga hubungan dan menjaga gairah seksual karena
kami sudah lama menjadi suami istri. Hampir setiap hari aku dijejali dan
didoktrin untuk mengikuti fantasi seks suamiku, dan dengan terpaksa aku
mengikutinya.
Sampai pada suatu
hari, hal yang membuatku merasa sangat bodoh dan menjadikan rumah tanggaku
hancur. Iyaa… suamiku ingin mewujudkan fantasi-fantasi seks gilanya
dengan orang ketiga.
Pertama kali aku
diajak “three some” dengan seorang perempuan, aku tidak menolak tetapi
tidak juga mengiyakan. Kemudian Dia mengajakku hunting ke sebuah club malam
dengan tega meninggalkan seorang anak di rumah hanya dengan seorang pembantu.
Sungguh bodoh diriku saat itu.
Dari satu club malam
ke club malam yang lain aku di mintanya memilih wanita penghibur, tapi hanya
perkataan “sayang aku kurang cocok dan gak sreg sama ceweknya”. Hanya kalimat
itu yang sanggup terucap. Itulah penolakan halusku.
Sampai ajakan untuk “swingers” pun dia lontarkan, lagi-lagi
hanya senyum miris yang mampu terukir di bibir. Melukiskan betapa perih hati
wanita sepertiku. Tetap bertahan demi anakku hanya itu yang ada dalam benak. Aku
pikir tidak akan mampu berdiri sendiri tanpa sokongan biaya dari suami dan aku tidak
mau anak semata wayangku menyaksikan orang tua nya bercerai.
Sungguh tak pernah terbayang
sebelumnya, suami yang selama ini aku bangga-banggakan, ayah dari anakku
menyuruhku untuk berhubungan seks dengan orang lain dan dilihat dengan mata
kepalanya. Tapi Alhamdulillah itu tidak terjadi, aku tidak bodoh dengan
membiarkan fantasi gilanya terwujud.
Dia juga punya
kebiasaan mengambil gambar adegan seks kami, dengan alasan hanya untuk koleksi
pribadinya. Tapi ternyata tanpa sengaja aku melihat dia share foto di akun
twitternya tanpa sepengetahuanku dan itu adalah foto-foto setengah telanjangku.
Kejadian itu membuatku
semakin tak tahan dan menyadarkanku. Aku tidak boleh seperti ini, aku harus
meluruskan semuanya, dan aku harus segera mengakhiri perbuatan bodoh ini.
Terlintas tanya dibenakku,” bukankah salah satu tugas seorang suami adalah
menjaga kehormatan istri? Dan disaat seorang suami tidak bisa menjaga amanah
itu lalu apalagi yang harus dipertahankan”
Kehidupanku berubah
180 derajat. Aku begitu terpuruk dengan kesendirianku hanya makanan yang telah
membudakkan aku untuk selalu menikmatinya. Tanpa sadar aku mengalami obesitas.
suatu hari aku bertemu dengan seorang sahabat yang begitu prihatin akan
keadaanku. Tangisan seorang sahabat yang hanya berkata “kamu berhak hidup
bahagia, jangan kamu sakiti tubuh kamu dengan makanan-makanan ini, hargai diri
kamu dan aku yakin kamu mampu survive tanpa dia” Kalimat itu menyadarkan ku dan
memberi kekuatan fisik dan mentalku.
Sejak hari itu seakan punya
kekuatan untuk melakukan perubahan, aku ingin mengubah jalan yang salah, aku
ingin menjadi ibu yang baik buat anakku. Akhirnya aku meminta untuk berpisah
dengan suamiku, dan 3 tahun yang lalu aku resmi bercerai dengan suamiku.
Betapa bodohnya aku sudah
mempertahankan rumah tangga yang salah selama 11 tahun..Walau setelah bercerai
tidak ada harta gonogini karna semuanya diambil mantan suamiku tapi aku ikhlas J
Tak pernah ada nafkah
buat anakku dari mantan suamiku, itu artinya aku harus melakukan sesuatu untuk kelangsungan
hidup anakku. Berlari kalau bisa berlari, berjalan kalau
memang tidak bisa berlari,dan merangkak sekalipun kalau memang itu harus.
Aku harus berjuang
sendiri, harus bangkit, dan survive dari keterpurukan. Banyak keluarga dan
sahabat yang mendukungku, aku mulai mengatur pola makanku, selalu berfikir
positif dan selalu bahagia dengan anak semata wayangku.
Alhamdulillah walaupun
tidak berlebih tapi aku hidup cukup dengan anak dan orang tuaku. Masa-masa
sulitku mengatasi keterpurukan selama 8 bulan lebih kini sudah terlewati. Kini
aku hidup bahagia menjadi orang tua tunggal dari anakku. J
Semoga kisah ini bisa
menjadi pelajaran berharga buat kalian cewek-cewek untuk bisa lebih menghargai
diri sendiri walau sudah berstatus sebagai seorang istri. Kita sebagai perempuan harus
bisa tegas dan berani mengambil sikap jika dirasa itu sudah melewati ambang batas kewajaran. Untuk kalian cowok-cowok semoga menjadi pelajaran dan jangan sampai
dilakukan, sebagai seorang pria sejati hormati dan hargailah wanitamu selayaknya kalian menghormati ibumu.
Selayang Alterland
Alterland.. banyak orang menyebutnya, dunia yang menampung sisi lain dari diri seseorang. bagi mereka yang ngalter ingin menampilkan sisi yang benar-benar berbeda dari dirinya selama ini. mereka merasa bebas melakukan apapun yang mereka inginkan, tanpa harus menunjukkan identitas mereka.
jika ditanya alasan ngalter, umumnya mereka menjawab "awalnya iseng, terus kebablasan deh sampek sekarang".
karena di Alterland bebas melakukan apapun, Alterland dianggap suatu hal yang negative. yaaa... tidak bisa dipungkiri dimana ada Alterland disitu selalu ada Sangeland sebab dengan bebas mereka bisa mengupload foto-foto seksi dengan sedikit saja sentuhan kalimat genit sudah banyak mengundang reaksi yang nakal dari berbagai khalayak.
Bahkan di Alterland sudah menjadi hal yang biasa dijumpai akun-akun berbayar, dimana mereka yang ingin mendapatkan foto seksi, Japri, video, PS maupun CS harus menjadi member dengan membayarkan sejumlah uang yang sudah ditetapkan.
Hal-hal semacam itu selalu menjadi hiasan TL Alterland, jadi tidak heran kalau banyak yang menganggapnya negative.
Tapi yang ingin saya share disini bukanlah tentang sangeland, nyinyirland, atau dramaland melainkan kisah dari mereka yang mungkin bisa dijadikan pengalaman, pelajaran, dan semangat untuk kita semua. Karena Alterland punya cerita, punya makna, dan punya segudang rahasia hanya di #StoryOfAlter :).
jika ditanya alasan ngalter, umumnya mereka menjawab "awalnya iseng, terus kebablasan deh sampek sekarang".
karena di Alterland bebas melakukan apapun, Alterland dianggap suatu hal yang negative. yaaa... tidak bisa dipungkiri dimana ada Alterland disitu selalu ada Sangeland sebab dengan bebas mereka bisa mengupload foto-foto seksi dengan sedikit saja sentuhan kalimat genit sudah banyak mengundang reaksi yang nakal dari berbagai khalayak.
Bahkan di Alterland sudah menjadi hal yang biasa dijumpai akun-akun berbayar, dimana mereka yang ingin mendapatkan foto seksi, Japri, video, PS maupun CS harus menjadi member dengan membayarkan sejumlah uang yang sudah ditetapkan.
Hal-hal semacam itu selalu menjadi hiasan TL Alterland, jadi tidak heran kalau banyak yang menganggapnya negative.
Tapi yang ingin saya share disini bukanlah tentang sangeland, nyinyirland, atau dramaland melainkan kisah dari mereka yang mungkin bisa dijadikan pengalaman, pelajaran, dan semangat untuk kita semua. Karena Alterland punya cerita, punya makna, dan punya segudang rahasia hanya di #StoryOfAlter :).
Langganan:
Postingan (Atom)